Sekap Dalam Darah, Mojowarno Juang 1945


Harga : Rp.77,350

Berat : 210 Gram

Penulis : Dimas Bagus Aditya

Jumlah Pembelian




Sekap Dalam Darah, Mojowarno Juang 1945

Penulis : Dimas Bagus Aditya

Ukuran : 14 x 21 cm

ISBN : 978-623-6302-45-3

Terbit : Mei 2021

Harga : Rp 91000

www.guepedia.com

 

Sinopsis :

 

Aku menangis melihat jasad pria pujaan hatiku pergi
Mendapatkannya saja susah
Merelakannya pun susah

Tapi apa di kata?
Toh sudah menjadi takdir
Mojowarno 1945 menjadi saksi kepergian pria pujaan hatiku
Awan mendung seketika turun saat langit tak seceria dulu.

Aku termengu
Bukankah proklamasi merupakan idaman bangsa ini?
Tapi kenapa aku selalu bersedih?

Oh Tuhan, andai aku peka ketika itu!
Andai waktu bisa diputar kembali
Mungkin kini aku masih bisa bersama Kang Rohim
Memadu kasih bersamanya
Bersuka cita memiliki momongan yang banyak!

Untuk Kang Damar terima kasih telah menjadi pengganti Kang Rohim

Mojowarno, 17 Agustus 2002

Lasmi mencoba mengingat peristiwa 57 tahun lalu, saat dimana kekasih hatinya gugur di medan perang. Rohim adalah pujaan hati pertamanya, ia merupakan seorang penghafal Qur’an di Mojowangi sekaligus anak seorang kyai ternama di Mojowangi.

Hal ini tentu saja berseberangan dengan Lasmi yang merupakan seorang pemudi GKJW Mojowarno. Di lain sisi, ayah dan ibu Lasmi menginginkan anak semata wayangnya untuk menikah dengan Pavel – seorang anak pendeta di Malang. Namun, Lasmi tak menginginkan menikah dengan Pavel dikarenakan ia tak mencintai Pavel.

Tentu saja, langkah Lasmi ini ditolak mentah-mentah oleh kedua orang tuanya. Bahkan mereka bersumpah untuk tidak merestui hubungan antara Lasmi dan Rohim. Sebuah surat dibawakan oleh Damar dari Rohim namun surat ini berupaya direbut oleh kedua orang tuanya. Oleh karena itu, terbesitlah suatu ide untuk kabur dari rumah.

Melalui momentum keluar rumah ini, akhirnya kedua orang tua Lasmi menyetujui hubungan mereka. Belum sempat melangsungkan pernikahan, revolusi kemerdekaan bergejolak di Surabaya ditambah dengan seruan resolusi Jihad yang dikumandangkan oleh KH. Hasyim Asy’ari membuat sikap nasionalisme Rohim berapi-api.

Namun sayang, nasib tragis menimpa Rohim ia tertembus peluru saat berada di medan perang. Saat berada dalam keadaan kritis itulah Lasmi berada di sampingnya. Kebetulan ia merupakan perawat RS Kristen Mojowarno. Lasmi tak mampu berucap apapun saat kekasih hatinya itu menghembuskan nafas terakhirnya. Lasmi sangat terpukul akibat peristiwa 57 tahun yang lalu itu.

 

 

www.guepedia.com

Email     : guepedia@gmail.com

WA di 081287602508

Happy shopping & reading

Enjoy your day, guys