MAMA, AKU TIDAK SALAH


Harga : Rp.91,980

Berat : 180 Gram

Penulis : Rizali Hadi

Jumlah Pembelian




MAMA, AKU TIDAK SALAH

Penulis : Rizali Hadi

Ukuran : 14 x 21 cm

ISBN : 978-623-421-264-8

Terbit : Agustus 2022

Harga : Rp 126000

www.guepedia.com

 

Sinopsis :

Ceritera ini dimulai dari acara Mapram, dua mahasiswa dan mahasiswi senior yang selesai acara kemudian berpacaran, bertunangan, kawin dan menjalani kehidupan berumahtangga dengan segala suka dan dukanya. Ceritera ini hanya fiktif. Nama orang, waktu, dan tempat hanya sebagai ilustrasi untuk penggambaran ceritera ini.

Tersebutlah pemuda Zulkarnaini lulusan SMA di Tembilahan Sumatera, yang masih ada zuriat Banjar ingin mencari keluarga di Banjarmasin. Karena merasa cocok dia bekerja sambil kuliah. Dia berjodoh dengan kawan kuliahnya Rahma. Kehidupannya tenang-tenang saja. Zulkarnaini bekerja di DPU sebagai bendaharawan, Rahma sebagai guru SMEP. Mereka dikaruniai seorang anak. Musibah datang, Zulkarnaini terseret-seret korupsi suatu proyek. Dia ditahan. Isterinya Rahma  yang juga berprofesi sebagai ustadzah yang biasa memberi ceramah, tausiah kepada jamaahnya, merasa sangat terpukul karena Zulkarnaini ditahan. Berkali-kali sudah Zulkarnaini menjelaskan kepada Rahma yang dipanggilnya Mama, bahwa ia tidak bersalah, ia hanya bendaharawan yang membayar sesuai dengan dokumennya. Walau pun Zulkarnaini telah menjelaskannya dengan jujur dan terus terang, Mama tidak percaya dan tanpa pikir panjang lagi dia langsung  minta cerai, padahal ia lagi mengandung. Walau berkali-kali Zulkarnaini meyakinkan bahwa dia tidak salah dan akan bebas. Seharusnya Rahma membantu suami yang dalam kesulitan bukan sebaliknya meminta cerai.

Selama sidang berjalan, Karminah, seorang gadis, pegawainya di kantor membantu urusan perkara melengkapi data yang diperlukan untuk proses persidangan dan melayani keperluan Zulkarnaini selama dalam tahanan. Dalam persidangan Zulkarnaini dinyatakan tidak bersalah, bebas. Benih cinta antara Zulkarnaini dan Karminah rupanya bersemi, mereka berdua kemudian menikah.

Rahma sudah melahirkan seorang anak, Marhan, sedangkan Karminah belum ada tanda-tanda hamil. Zul sering menemui anaknya. Karminah merasa kasihan kepada Marhan kalau seandainya Rahma kawin lagi dan Marhan berayah tiri. Akhirnya Karminah mengizinkan Rahma dan Zul menikah kembali. Karena Rahma rujuk dengan Zulkarnaini, jadilah Karminah mempunyai madu. Karena Karminah sering mengeloni Marhan, mungkin memancing perasaan naluri keibuannya,  kemudian Karminah hamil juga.

Itulah jalan kehidupan, untung tidak bisa diraih malang tidak bisa ditolak.

www.guepedia.com

Email     : guepedia@gmail.com

WA di 081287602508

Happy shopping & reading

Enjoy your day, guys