JUDUL BUKU : DYSTOPIA : Hukum Tanpa Wajah
PENULIS : Rizal Alzair
NO. QRCBN : 62-39-6377-366
PENERBIT : Guepedia
HARGA : Rp 85000
TAHUN TERBIT : Februari 2026
JENIS BUKU : Buku Pendidikan, Pembelajaran, Non Fiksi
KONDISI BUKU : Buku Baru / Buku Original Asli, Langsung dari Penerbitnya
Sinopsis :
Dystopia adalah sebuah buku esai reflektif yang ditulis dari sudut pandang seorang anak bangsa seorang saksi yang tumbuh bersama republik yang menjanjikan keadilan, tetapi menua dengan luka yang tak pernah disembuhkan.
Republik dalam buku ini tidak pernah disebut namanya. Ia hadir sebagai negara fiktif yang terlalu akrab untuk disebut khayalan. Sebuah republik yang berdiri megah dengan gedung-gedung hukum dan ribuan aturan, namun kehilangan satu hal paling mendasar: keberpihakan pada manusia. Di negeri ini, hukum tidak lagi menjadi penjaga keadilan, melainkan alat kekuasaan; tajam kepada yang lemah, lunak kepada yang berpunya.
Melalui pengalaman personal, pengamatan langsung, dan perenungan kritis, penulis menelusuri jejak kelam hukum republik dari kelahirannya yang diwarisi dari rezim penakluk, masa ketika hukum dijadikan borgol sunyi untuk membungkam, hingga era mutakhir saat pasal-pasal dapat dipesan dan keadilan dapat dinegosiasikan. Republik digambarkan sebagai tubuh yang sakit: tulang hukumnya retak, darah rakyatnya terkuras, dan nuraninya dibiarkan mati suri.
Buku ini mengupas bagaimana oligarki mengendalikan hukum dari balik tirai, bagaimana lembaga peradilan berubah menjadi panggung kompromi, dan bagaimana rakyat kecil dipaksa berhadapan dengan sistem yang tidak pernah dirancang untuk mereka. Kisah-kisah tentang petani yang kehilangan tanah, warga yang kalah oleh prosedur, dan suara kritis yang dibungkam, disajikan bukan sebagai statistik, melainkan sebagai luka-luka manusiawi yang nyata.
Namun, Dystopia bukan sekadar ratapan.
Di balik gelapnya sistem, buku ini juga menangkap nyala api perlawanan: individu-individu yang menolak tunduk, gerakan kecil yang melawan arus, dan kesadaran bahwa hukum tidak akan pernah adil jika hanya diserahkan kepada kekuasaan. Penulis mengajak pembaca untuk melihat hukum bukan sebagai teks mati, melainkan sebagai medan perjuangan yang harus direbut kembali.
Dengan gaya bahasa lugas, tajam, dan berani, dipadukan dengan metafora dan semangat revolusioner, buku ini menjadi seruan bagi siapa pun yang masih percaya bahwa keadilan tidak boleh menjadi hak istimewa.
Dystopia adalah catatan kegelisahan, kemarahan, dan harapan sebuah ajakan untuk berhenti diam, berpikir kritis, dan ikut menyembuhkan republik yang terlalu lama dibiarkan berdarah.
Email : guepedia@gmail.com
WA di 081287602508
Happy shopping & reading
Enjoy your day, guys