Kerajaan Siguntur: Warisan Melayu dan Perjuangan Minangkabau di Pedalaman


Harga : Rp.85,000

Berat : 210 Gram

Penulis : 1) Prof. Nelmawarni, S.Ag., M.Hum., Ph.D; 2) Fikri Surya Pratama, M.Hum

Jumlah Pembelian




Buku ini mengajak pembaca menyelami kembali sejarah yang nyaris terlupakan: Kerajaan Siguntur, sebuah entitas politik dan budaya di hulu Batanghari, Dharmasraya, yang pernah memainkan peran penting dalam dinamika peradaban Melayu di Sumatra. Di tengah dominasi narasi besar seperti Sriwijaya, Majapahit, dan Pagaruyung, Siguntur kerap tenggelam, namun justru karena itu, ia menjadi pintu masuk penting untuk memahami bagaimana sejarah lokal membentuk identitas Minangkabau.

Dengan mengurai ekspedisi-ekspedisi ilmiah dan militer Belanda ke pedalaman Sumatra, serta menelusuri situs-situs arkeologis seperti Candi Padang Roco, Arca Bhairawa, dan Masjid Tuo Siguntur, buku ini membentangkan narasi Siguntur sebagai pusat perlawanan, spiritualitas, dan kebudayaan.

Lebih dari sekadar karya sejarah, buku ini adalah upaya pelestarian ingatan kolektif, mengembalikan Siguntur ke dalam peta kebudayaan nasional, serta menjadi refleksi penting tentang bagaimana sejarah kecil justru menyimpan kunci bagi pemahaman bangsa yang besar. Ditulis dengan semangat akademis yang kuat namun tetap terhubung dengan denyut lokalitas, karya ini wajib dibaca oleh siapa saja yang peduli pada sejarah Minangkabau, warisan kerajaan-kerajaan lokal, dan masa depan identitas budaya di tengah arus globalisasi.